RUMAH KAPITEN

RUMAH KAPITEN, Salah satu bukti sejarah yang dimiliki kota sungai pakning kecamatan bukit batu, yakni masih berdirinya Rumah Kapiten dengan arsitektur perpaduan gaya tradisional Tionghoa dan Melayu. Berdiri sekitar thn 1925 bangunan dibelakang bangunan utama bisa lebih tua dari itu. Mungkin diperkiran sudah 1 abad lamanya.Letak di tengah kota sungai pakning,( biasa disebut Pasar lama ), dengan mudah kita bisa melihat lansung bentuk fisik bangunan,

Potret Dedek Hendrik
Kursi Meja didalam ruangan bercorak ukir melayu. 

Motif Kreamik yang Antik,
Tangga naik ke atas

Pagar tangga yang memakai ukiran / corak melayu
Pintu Masuk / Utama
Bentuk Tangga dari samping
Ruang tamu
Bangunan dimalam hari

Laman yang termasuk luas, dimamfaatkan oleh orang - orang tionghoa untuk merayakan IMLEK dengan mengadakan acara Barong Sai

                       Semarak IMLEK 2562 tahun 2012 di sungai pakning


poto dari atas oleh jaksa band,dalam acara barong sai




sumber : http://jaksabandriau.blogspot.com/2012/05/rumah-kapiten-salah-satu-bukti-sejarah.html

5 komentar:

  1. Tak sangko plak Rumah tu dah lamo di bangun nyo.. patut lah nampak lain model nyo...

    BalasHapus
  2. haaaa... pernah memotret rumah ini dari luar. jika pemerintah mau urus, ini bisa jadi Benda Cagar Budaya.

    BalasHapus
  3. kunjungan perdana...izin nyimak..d tunggu kunjungan baliknya...sukses selalu :)

    BalasHapus
  4. Wisata sejarah, kebanyakan anak muda sekarang kurang tertarik. Tapi cara Jogja boleh dijadikan referensi untuk menarik anak muda menggemari sejarah, terutama museum-museum :)

    Rumah Kapiten. Perpaduan 2 budaya yang memesona!

    BalasHapus
  5. Klasik ya rumahnya. Sungguh sangat keren menurut saya. Meski belum ke sana, jadi tahu detailnya dari postingan yang asyik ini. Makasih banyak ya...

    BalasHapus

Terima Kasih anda telah berkunjung di PAKNING BERTUAH.