6 MACAM ADAT PERKAWINAN MELAYU RIAU


1. Adat Perkawinan Pinangan yaitu Proses perkawinan yang terjadi antara bujang dan dara sesuai dengan ketentuan adat yang berlaku di masyarakat
2. Adat Perkawinan Tukar Anak Panah yaitu Perkawinan yang terjadi antara dua laki – laki dan dua perempuan dalam kata lain di satu keluarga terjadi perkawinan dimana seorang turun dan seorang lagi naik dengan pengertian kakak laki – laki anak dara mengawini adik perempuan dari anak bujang atau sebaliknya
 3. Adat Perkawinan Balam Dua Setengger yaitu Perkawinan yang terjadi antara dua saudara laki-laki dan dua saudara perempuan artinya laki – laki yang tua mengawini perempuan yang tua, sedangkan laki-laki muda mengawini perempuan yang muda
4. Adat Perkawinan Ganti Tikar , bentuk perkawinan ini adalah apabila pada perkawinan pertama mengalami kegagalan seperti terjadi perpisahan yang disebabkan istri meninggal dunia atau lain hal seperti sakit menahun yang berkepanjangan. Setelah keluarga bermusyawah lalu si laki-laki dijodohkan dengan kakak atau adik dari istrinya yang pertama
5. Adat Perkawinan Janda Berhias yaitu Perkawinan seorang janda yang dilaksanakan secara lengkap dimulai dari berinai, berandam, tepung tawar sesudah akad nikah serta bersanding di pelaminan dengan mempergunakan alat perhiasan sunting lengkap.
6. Adat Perkawinan Lari yaitu Bentuk perkawinan yang tidak mendapat restu dari kedua belah pihak keluarga. Biasanya perkawinan ini berlangsung diluar kampung mereka yang menikah, pada umumnya mereka tidak kembali ke kampung orang tuanya.
sumber : “Adat Perkawinan Melayu Riau” 

Tidak ada komentar

Terima Kasih anda telah berkunjung di PAKNING BERTUAH.